Kamis, 01 Desember 2016

Permainan Tradisional "Gobak Sodor"





Setelah saya menonton video dari cai.elearning.gunadarma yang berjudul “Gobak Sodor” saya membuat review dari video tersebut, berikut review video yang saya buat.







Permainan tradisional merupakan permainan yang dikenal secara turun temurun.  Salah satu jenis permainan tradisional dari Indonesia yaitu Gobak Sodor. Nama permainan ini bermacam-macam di berbagai daerah seperti di Jawa Tengah lebih dikenal dengan istilah “Gobak Sodor” namun di Banten permainan ini hanya disebut “Gobak”. Sedangkan di daerah lain seperti di Kepulauan Natuna lebih dikenal dengan “Galah”.  Di daerah kepulauan Riau lainnya dikenal dengan “Galah Panjang”, misalnya di daerah Riau daratan permainan ini disebut main cakbur atau main delon. Sedangkan di daerah Jawa Barat disebut dengan nama “Galah Asin” atau “Galasin”.
Gambar terkait
Permainan Gobak Sodor adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup dimana masing-masing tim terdiri dari tiga sampai lima orang. Walaupun nama tersebut berbeda-beda tetapi cara bermainnya tetaplah sama. Cara bermainnya yaitu dengan membuat garis-garis penjagaan dengan kapur atau kayu seperti lapangan bulutangkis, bedanya tidak ada garis yang rangkap. Baik penjaga garis horizontal maupun penjaga garis vertikal tugasnya adalah menjaga garis masing-masing untuk menghalangi lawan agar tidak bisa lolos ke baris terakhir secara bolak-balik. Jika anggota tim tersentuh oleh lawan atau melewati garis terluar sebagai batas mati yang disebut BAU maka secara otomatis tim kalah dan bergantian menjaga garis dengan lawan. Untuk menentukan siapa yang juara, seluruh anggota tim harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan. Bagi penerobos yang piawai, jangan putus asa. Apabila dirasa garis satu dijaga dan satu celah ditutup maka celah lain masih terbuka karena kesempatan lain akan selalu ada yang penting kita mau berusaha dan bertindak segera.
Gambar terkait
Bermain merupakan bentuk aktif dalam belajar yang meliputi pikiran, badan, dan semangat. Permainan Gobak Sodor menjadikan anak banyak bergerak dan tentunya menghindarkan anak dari obesitas. Dalam Gobak Sodor kita juga bisa belajar kerjasama yang kompak antara satu penjaga dan penjaga yang lain agar lawan tidak lepas kendali dari penjagaan kita. Mereka akan berkomunikasi dengan baik dalam menentukan strategi baik dalam menjaga garis maupun bagi mereka yang mencoba untuk menerobos garis dan memenangkan permainan.
Dalam video ini, saya menyimpulkan bahwa permainan tradisional harus dilestarikan karena secara tidak langsung permainan tradisional mengajarkan kita bagaimana mengerjakan sesuatu dengan sabar, kerjasama antar anggota tim, tidak mudah putus asa dan terus berusaha hingga berhasil. Namun sayang sekali, di zaman modern ini sudah terlalu banyak gadget yang merambah dunia anak-anak sehingga mereka lebih memilih gadget dibanding bermain dengan teman sebaya mereka.