3. Bagaimana cara melestarikan budaya
yang terdapat di masyarakat?
Jawab :
Nilai
budaya yang dimiliki oleh setiap masyarakat memiliki kekayaan yang begitu besar nilainya, akan tetapi seiring perkembangan zaman upaya pelestariannya pun mulai
luntur yang dipengaruhi oleh faktor eksternal maupun faktor internal masyarakat
itu sendiri. Globalisasi juga berpengaruh kuat dalam menurunnya
tingkat kepedulian masyarakat dalam menjaga atau melestarikan budaya local yang
ada dalam masyarakat.
Dalam
menjaga dan melestarikan budaya lokal yang ada dalam masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh seorang anggota
masyarakat khususnya kita sebagai generasi muda dalam mendukung kelestarian
budaya dan ikut menjaga budaya lokal diantaranya adalah :
·
Mengenali dan mempelajari kebudayaan
Kemauan untuk mempelajari budaya yang sudah ada baik hanya sekedar
mengenal atau bisa juga dengan ikut mempraktikkannya dalam kehidupan kita dapat
menjadikan budaya tersebut terus menerus dilaksanakan hingga generasi setelah
kita nanti.
·
Ikut berpartisipasi apabila ada kegiatan dalam rangka
pelestarian kebudayaan, misalnya
:
a.
Mengikuti kompetisi tentang kebudayaan,
misalnya tari tradisi atau teater daerah.
b.
Ikut berpartisipasi dengan mementaskan
budaya tradisonal pada acara ataupun kegiatan tertentu, seperti pada saat perayaan
hari ulang tahun kemerdekaan bangsa, mengadakan pementasan ketoprak yang berbau
perjuangan, dan lain-lain.
·
Mengajarkan kebudayaan
Jika kebudayaan diajarkan dan diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari oleh generasi penerus kita maka kebudayaan itu tidak akan musnah
dan tetap dapat bertahan.
·
Mencintai budaya sendiri tanpa merendahkan dan melecehkan
budaya orang lain
Hal ini harus dilakukan oleh setiap orang untuk menjaga
ketentraman dan kenyamanan bersama di lingkungan tempat tinggalnya.
·
Mempraktikkan penggunaan budaya itu dalam kehidupan sehari-hari,
misalnya budaya berbahasa
Bahasa di Indonesia beragam mengingat suku dan budaya di
Indonesia juga bermacam-macam. Maka dari itu walaupun kita hidup di daerah dan
bahasanya masih menggunakan bahasa daerah kita harus tetap menggunakan Bahasa
Indonesia sebagai bahasa interaksi di seluruh Indonesia.
·
Menghilangkan perasaan gengsi ataupun malu dengan kebudayaan
yang kita miliki
Sikap ini harus dihilangkan oleh setiap individu agar
kebudayaan yang dimiliki tetap ada.
·
Menghindari sikap primordialisme dan etnosentrisme
Primordialisme adalah sebuah pandangan atau paham yang
memegang teguh hal-hal yang dibawa sejak kecil, baik mengenai tradisi,
adat-istiadat, kepercayaan, maupun segala sesuatu yang ada di dalam lingkungan
sekitarnya.
Sedangkan Etnosentrisme adalah penilaian terhadap kebudayaan
lain atas dasar nilai dan standar budaya sendiri. Orang-orang etnosentris
menilai kelompok lain relatif terhadap kelompok atau kebudayaannya sendiri,
khususnya bila berkaitan dengan bahasa, perilaku, kebiasaan, dan agama.
Kesimpulannya sikap Primordialisme itu adalah sikap yang
mementingkan ego diri sendiri dan sikap Etnosentrisme itu adalah sikap yang
menyombongkan kebudayaannya sendiri dan menganggap budaya lain tidak sepadan
atau tidak sebagus kebudayaannya sendiri.
Kegiatan melaksanakan pengelolaan kebudayaan meliputi :
1.
Perlindungan
Dengan cara merawat,
memelihara asset budaya agar tidak punah dan rusak disebabkan oleh manusia dan
alam.
2.
Pengembangan
Dengan cara
melaksanakan penelitian, kajian laporan, pendalaman teori kebudayaan, dan
mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung dalam penelitian.
3.
Pemanfaatan
Dengan cara
melaksanakan kegiatan pengemasan produk, bimbingan dan penyuluhan, kegiatan
festival serta penyebaran informasi.
4.
Pendokumentasian
Dengan cara
melaksanakan kegiatan pembuatan laporan berupa narasi yang dilengkapi dengan
foto dan audio visual.
5.
Culture Experience
Merupakan pelestarian budaya yang
dilakukan dengan cara terjun langsung ke dalam sebuah pengalaman kultural
contohnya, jika kebudayaan tersebut berupa alat musik maka masyarakat
dianjurkan untuk belajar dan berlatih dalam menguasasi alat musik tersebut.
Dengan demikian dalam setiap tahunnya kebudayaan tersebut dapat terjaga.
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar